Cara Membuat Content Plan dan Kalender Konten Media Sosial di Excel
Rencana Konten Media Sosial dan Situs — Template Excel — Lihat template →
Mengelola akun Instagram, TikTok, atau kanal Telegram tanpa rencana terasa seperti selalu dikejar waktu. Jam delapan malam baru sadar besok belum ada konten, desain menunggu caption, caption menunggu foto produk, dan di akhir bulan tidak ada yang tahu jenis konten mana yang paling berhasil.
Content plan menyelesaikan ini dengan satu tabel: apa yang tayang, kapan, di mana, siapa yang mengerjakan, dan sampai di mana prosesnya. Ditambah kolom hasil, tabel yang sama menunjukkan konten mana yang layak diulang. Berikut cara menyusunnya di Excel.
Langkah 1. Tentukan pilar konten (rubrik)
Pilar konten adalah jenis konten yang berulang. Untuk toko online kecil misalnya:
- Edukasi — tips, cara pakai, perbandingan;
- Produk — koleksi baru, detail, harga;
- Testimoni — ulasan dan foto pelanggan;
- Di balik layar — proses produksi, tim;
- Promo — diskon, giveaway, flash sale.
Tentukan perbandingan yang Anda inginkan, misalnya edukasi dan produk lebih sering dari promo. Dengan pilar yang jelas, ide konten lebih mudah dicari, dan akun tidak terasa seperti katalog iklan.
Langkah 2. Buat daftar acuan
Di sheet terpisah tulis daftar yang akan dipakai di dropdown: platform, pilar, format (foto, carousel, reels, video, story, artikel), penanggung jawab, status. Tambahkan juga «cadangan hari» — berapa hari sebelum tayang materi harus siap, misalnya 2 hari.
Langkah 3. Tabel rencana
Satu baris = satu postingan:
| Tanggal | Platform | Pilar | Topik | Format | PJ | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 03.06 | Edukasi | 5 cara merawat tas kulit | Carousel | Rina | Siap | |
| 04.06 | TikTok | Di balik layar | Proses jahit dari awal | Video | Dimas | Dikerjakan |
| 05.06 | Promo | Diskon awal bulan | Reels | Rina | Ide |
Kolom «Tenggat» dihitung dari tanggal tayang dikurangi cadangan:
=A2-Acuan!$B$10
Status lampu lalu lintas dengan IF bersarang (status di G2, tenggat di H2):
=IF(G2="Tayang";"";IF(A2<TODAY();"Belum tayang!";IF(G2="Siap";"Siap";IF(H2<TODAY();"Lewat tenggat";IF(H2-TODAY()<=1;"Mendesak";"Dikerjakan")))))
Lalu beri warna dengan Conditional Formatting: merah untuk «Lewat tenggat» dan «Belum tayang!», kuning untuk «Mendesak», hijau untuk «Siap».
Catatan: di Excel dengan pengaturan regional Indonesia argumen dipisahkan titik koma (;); di format Inggris, koma.
Langkah 4. Kalender bulanan
Tabel panjang praktis untuk bekerja, tetapi kalender lebih enak untuk melihat keseimbangan minggu. Buat grid 7 kolom (Senin–Minggu) × 6 baris. Tanggal di sel pertama:
=$B$1-WEEKDAY($B$1;2)+1
dengan B1 = tanggal 1 bulan tersebut. Sel berikutnya = sel sebelumnya + 1. Di bawah setiap tanggal, tampilkan topik postingan pertama hari itu:
=IFERROR(INDEX(Rencana!$D:$D;MATCH(B4;Rencana!$A:$A;0));"")
Sekarang terlihat jelas jika satu minggu penuh promo dan minggu berikutnya kosong.
Langkah 5. Catat hasil dan hitung engagement
Setelah postingan tayang beberapa hari, isi jangkauan (reach), suka, komentar, bagikan, dan klik. Engagement rate:
ER = (suka + komentar + bagikan) / jangkauan × 100
=IF(J2=0;"";(K2+L2+M2)/J2*100)
Contoh: jangkauan 2.500, suka 180, komentar 25, dibagikan 15 → ER = 220 / 2.500 × 100 = 8,8.
Di akhir bulan, rangkum dengan AVERAGEIFS per pilar dan per platform. Jika carousel edukasi rata-rata ER-nya dua kali lipat dari foto produk, Anda tahu apa yang perlu diperbanyak bulan depan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Rencana terlalu padat. Lebih baik tiga postingan berkualitas per minggu yang konsisten daripada setiap hari selama dua minggu lalu berhenti.
- Tidak ada tenggat sebelum tayang. Tanpa cadangan hari, semua konten dikerjakan di malam terakhir.
- Menilai hanya dari suka. Untuk penjualan, klik dan komentar berisi pertanyaan sering lebih penting.
- Hasil dicatat sebulan kemudian. Isi angka beberapa hari setelah tayang, selagi masih mudah dilihat di statistik.
Template siap pakai: rencana konten media sosial dan situs
Template berbayar «Rencana Konten Media Sosial dan Situs» sudah menyiapkan struktur ini. Di sheet «Daftar acuan» Anda menentukan platform, rubrik, format, penanggung jawab, dan cadangan hari sebelum tayang. Sheet «Rencana» menampung hingga 600 publikasi: tanggal, platform, rubrik, topik, format, penanggung jawab, status, tautan, jangkauan, suka, komentar, bagikan, dan klik. Lampu lalu lintas menunjukkan «Lewat tenggat», «Mendesak», «Dikerjakan», «Siap», atau «Belum tayang!».
Sheet «Kalender» menampilkan bulan dengan publikasi per hari dan topik publikasi pertama setiap hari — cukup isi tanggal 1 bulan tersebut. Di «Ringkasan» Anda melihat publikasi per platform dan rubrik, jangkauan, engagement yang dihitung otomatis, dan grafik.
File berjalan di Excel 2007 ke atas dan LibreOffice, tanpa makro, lengkap dengan contoh terisi data fiktif.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa jauh ke depan content plan sebaiknya dibuat?
Untuk kebanyakan usaha kecil, rencana sebulan dengan detail dua minggu ke depan sudah ideal. Sisakan slot kosong untuk konten spontan dan tren.
Apakah story perlu masuk content plan?
Story harian biasanya terlalu cepat untuk direncanakan satu per satu. Masukkan hanya story penting: pengumuman promo, polling, atau seri tertentu.
Bagaimana jika satu konten dipakai di beberapa platform?
Buat baris terpisah untuk setiap platform. Format dan hasilnya hampir selalu berbeda, dan Anda ingin membandingkannya.
Siapa yang sebaiknya memegang file content plan?
Satu orang yang bertanggung jawab atas jadwal, biasanya social media specialist atau pemilik usaha. Anggota tim lain cukup memperbarui status baris mereka.
KHIZHNYAKOV