KHIZHNYAKOV

Khizhnyakov › Panduan

Cara Membuat Log Perjalanan dan Pencatatan BBM Kendaraan Dinas di Excel

Log Perjalanan dan Pencatatan BBM di Excel: Pemakaian Bahan Bakar Menurut Norma — Templat Excel — Lihat template →

Kendaraan dinas atau operasional kecil sering dicatat di buku yang berbeda-beda: odometer di satu tempat, struk BBM di tempat lain, tenggat servis di ingatan penanggung jawab. Akibatnya, ketika pimpinan bertanya mengapa bensin bulan lalu membengkak, tidak ada jawaban yang bisa diperiksa.

Di sini Anda akan melihat cara membangun log perjalanan di Excel: apa yang dicatat, rumus pemakaian BBM menurut norma, cara menghitung pemborosan, dan cara memantau tenggat dokumen kendaraan dan pengemudi. Disertai contoh angka dan kesalahan umum. Di akhir ada penjelasan templat siap pakai.

Apa yang dicatat di setiap perjalanan

Satu perjalanan satu baris:

  • tanggal dan nomor log,
  • kendaraan dan pengemudi,
  • odometer berangkat dan kembali,
  • sisa BBM saat berangkat dan kembali, serta jumlah pengisian,
  • kondisi khusus: dalam kota, membawa muatan.

Tabel acuan kendaraan menyimpan norma pemakaian (liter per 100 km), serta tenggat servis dan asuransi. Tabel pengemudi menyimpan masa berlaku SIM dan pemeriksaan kesehatan, bila organisasi Anda memerlukannya.

Rumus jarak, norma, dan aktual

Jarak tempuh:

=Kembali-Berangkat

Pemakaian menurut norma memakai norma dasar dan koefisien tambahan:

=Jarak/100*Norma*(1+TambahanMusim+TambahanKondisi)

Tambahan musiman bisa diambil dari tabel per bulan, misalnya 0% di sebagian besar bulan dan beberapa persen pada bulan tertentu bila organisasi Anda menetapkannya. Angka-angka ini hanya Anda yang menentukan, berdasarkan keputusan internal dan aturan setempat.

Pemakaian aktual:

=SisaBerangkat+Pengisian-SisaKembali

Selisih:

=Norma_hasil-Aktual

Positif berarti penghematan, negatif berarti pemborosan. Kalikan dengan harga BBM untuk melihat nilai rupiahnya, dan bandingkan dengan ambang pemborosan yang diizinkan.

Contoh angka

Mobil dengan norma 11 liter per 100 km menempuh 240 km (odometer 52.100 ke 52.340) dalam kota dengan tambahan kondisi 10%.

  • Norma: 240/100 x 11 x 1,10 = 29,04 liter.
  • Sisa berangkat 30 liter, pengisian 10 liter, sisa kembali 8 liter, maka aktual 32 liter.
  • Selisih: 29,04 - 32 = -2,96 liter, artinya pemborosan.
  • Dengan harga Rp10.000 per liter, nilainya sekitar Rp29.600.

Satu kejadian seperti itu belum tentu masalah. Yang penting adalah ringkasan per bulan dan per kendaraan: kalau satu mobil terus-menerus boros, mungkin perlu dicek kondisinya atau cara pemakaiannya.

Pemeriksaan data otomatis

Beberapa pemeriksaan sederhana menghemat banyak waktu:

  • odometer kembali lebih kecil dari berangkat,
  • odometer berangkat lebih kecil dari odometer kembali pada perjalanan sebelumnya,
  • sisa BBM negatif,
  • nomor log ganda (COUNTIF lebih dari 1),
  • pemborosan di atas ambang.

Tampilkan hasilnya di kolom "Pemeriksaan" dengan format bersyarat merah.

Kontrol tenggat servis, asuransi, dan SIM

Sisa hari = tanggal tenggat - TODAY(). Status: merah jika sudah lewat, kuning jika kurang dari masa peringatan (misalnya 30 hari), hijau jika aman. Satu lembar yang mengumpulkan semua tenggat kendaraan dan pengemudi akan menjadi daftar kerja mingguan penanggung jawab.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Norma dianggap tetap padahal tiap kendaraan dan kondisi berbeda.
  • Pengisian BBM tidak dicatat di log yang sama, sehingga pemakaian aktual salah.
  • Tangki tidak diisi penuh saat pencatatan sisa, sehingga angka sisa sekadar perkiraan.
  • Tenggat dicatat di kolom teks, bukan tanggal.
  • Menganggap hasil Excel sebagai dokumen resmi. Kelengkapan data wajib dan tata cara pengisian mengikuti peraturan internal dan aturan setempat.

Templat siap pakai

Templat Log Perjalanan dan Pencatatan BBM menerapkan semua langkah di atas. Ini templat berbayar. Isinya:

  • “Parameter”: ambang pemborosan yang diizinkan, masa peringatan, tambahan musiman per bulan, dan harga BBM.
  • “Kendaraan”: hingga 60 kendaraan dengan norma l/100 km, tambahan dalam kota dan muatan, tenggat servis dan asuransi, serta odometer saat ini.
  • “Pengemudi”: hingga 80 pengemudi dengan SIM dan pemeriksaan kesehatan; masa berlaku pemeriksaan dihitung otomatis.
  • “Log Perjalanan”: hingga 800 catatan, dengan jarak tempuh, pemakaian menurut norma dan aktual, pemborosan atau penghematan, status, dan pemeriksaan data.
  • “Kontrol Tenggat”: lampu lalu lintas untuk servis, asuransi, SIM, dan pemeriksaan kesehatan.
  • “Ringkasan”: per bulan dan per kendaraan, termasuk rata-rata l/100 km dan biaya pemborosan.
  • “Cetak Log Perjalanan”: formulir kerja berisi kolom tanda tangan, bukan formulir resmi.

Tersedia templat kosong dan contoh terisi dengan data fiktif beserta baris "bermasalah" agar pemeriksaan terlihat. Norma, tambahan, dan ambang pada contoh hanyalah nilai default; sesuaikan dengan keputusan Anda dan ketentuan yang berlaku. Tanpa makro, untuk Excel 2007 ke atas dan LibreOffice, berbahasa Indonesia.

FAQ

Bagaimana menentukan norma pemakaian BBM kendaraan?

Mulailah dari data pabrikan, lalu sesuaikan dengan pengalaman pemakaian nyata beberapa bulan. Tetapkan norma secara internal dan dokumentasikan dasarnya.

Apakah perlu mencatat sisa BBM setiap perjalanan?

Sangat membantu, tetapi bila tidak praktis, catat saat pengisian penuh dan hitung rata-rata antar pengisian. Akurasi per perjalanan akan lebih rendah.

Berapa ambang pemborosan yang wajar?

Tidak ada angka universal. Banyak organisasi memakai beberapa persen dari norma sebagai toleransi. Tetapkan sesuai kebijakan Anda.

Siapa yang sebaiknya mengisi log?

Idealnya pengemudi mengisi data dasar, dan penanggung jawab kendaraan memeriksa serta menandatangani. Pemisahan peran mengurangi kesalahan dan sengketa.

Panduan lainnya