Cara Menghitung Reorder Point, Safety Stock, dan Jumlah Pesanan
Titik Pemesanan Ulang dan Rencana Pembelian — Template Excel — Lihat template →
Di banyak toko, keputusan belanja stok diambil dengan melihat rak: «sepertinya tinggal sedikit, pesan lagi». Hasilnya bisa ditebak — produk laris habis tepat saat pembeli mencarinya, sementara barang yang jarang laku menumpuk di gudang dan mengikat modal.
Reorder point (titik pemesanan ulang) menjawab pertanyaan «kapan harus memesan» dengan angka, berdasarkan kecepatan penjualan dan waktu pengiriman dari pemasok. Di artikel ini Anda akan menghitung reorder point, stok pengaman, dan jumlah pesanan, lalu menyusun daftar «pesan hari ini» dan rencana pembelian per pemasok di Excel.
Rumus dasar
Rata-rata penjualan per hari = penjualan selama periode analisis / jumlah hari periode
Reorder point = rata-rata penjualan per hari × (waktu pengiriman + stok pengaman dalam hari)
Waktu pengiriman (lead time) adalah jumlah hari dari Anda memesan sampai barang siap dijual. Stok pengaman dalam hari adalah cadangan untuk keterlambatan pemasok atau lonjakan penjualan.
Jika stok saat ini sama dengan atau di bawah reorder point, saatnya memesan.
Contoh: deterjen di toko kelontong
- Penjualan 30 hari terakhir: 300 pcs → rata-rata 10 pcs per hari.
- Waktu pengiriman dari distributor: 5 hari.
- Stok pengaman: 3 hari.
Reorder point = 10 × (5 + 3) = 80 pcs.
Stok hari ini 70 pcs — di bawah 80, jadi perlu dipesan sekarang. Jika menunggu sampai stok habis, toko akan kosong selama lima hari pengiriman.
Berapa yang perlu dipesan
Jumlah pesanan harus cukup sampai pesanan berikutnya datang. Jika Anda memesan ke distributor ini setiap 14 hari:
Stok target = rata-rata per hari × (waktu pengiriman + stok pengaman + interval pemesanan) = 10 × (5 + 3 + 14) = 220 pcs
Jumlah pesanan = stok target − stok saat ini = 220 − 70 = 150 pcs.
Jika pemasok menjual per karton isi 24, bulatkan ke atas: 7 karton = 168 pcs.
Rumus di Excel
Misalkan untuk setiap barang: stok di C2, penjualan periode di D2, waktu pengiriman di E2, harga beli di F2, pemasok di G2, dan di sheet Parameter: periode analisis (hari) di B1, stok pengaman (hari) di B2, interval pemesanan di B3.
- Rata-rata per hari:
=D2/Parameter!$B$1 - Reorder point:
=H2*(E2+Parameter!$B$2) - Perlu pesan?:
=IF(C2<=I2;"Pesan";"") - Jumlah pesanan:
=IF(J2="Pesan";ROUNDUP(H2*(E2+Parameter!$B$2+Parameter!$B$3)-C2;0);0) - Nilai pesanan:
=K2*F2
Untuk rencana pembelian per pemasok:
=SUMIF($G:$G;A2;$L:$L)
Hasilnya adalah total belanja per distributor — berguna untuk mengecek apakah memenuhi minimum order atau masih ada uang untuk membayar semuanya minggu ini.
Catatan: di Excel dengan pengaturan regional Indonesia argumen dipisahkan titik koma (;); di format Inggris, koma.
Bagaimana memilih stok pengaman
| Situasi | Stok pengaman |
|---|---|
| Pemasok tepat waktu, penjualan stabil | 2–3 hari |
| Pemasok kadang terlambat | 5–7 hari |
| Barang sangat laris, kosong berarti kehilangan pelanggan | lebih besar |
| Barang murah, cepat rusak atau kedaluwarsa | lebih kecil |
Stok pengaman yang terlalu besar mengikat uang, yang terlalu kecil menyebabkan rak kosong. Mulailah dari angka sedang dan sesuaikan setelah sebulan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Periode analisis yang tidak mewakili. Penjualan bulan Ramadan bukan patokan untuk bulan biasa. Untuk barang musiman, sesuaikan periode secara manual.
- Hari stok kosong ikut dihitung. Jika barang habis seminggu, penjualan nol menurunkan rata-rata secara keliru.
- Lead time hanya pengiriman. Hitung juga waktu dari pesan sampai pemasok memproses dan Anda menata di rak.
- Lupa barang dalam perjalanan. Jika pesanan sebelumnya belum datang, tambahkan ke stok saat ini agar tidak memesan dua kali.
Template siap pakai: titik pemesanan ulang dan rencana pembelian
Template berbayar «Titik Pemesanan Ulang dan Rencana Pembelian» menghitung semua ini untuk seluruh daftar barang. Di sheet «Parameter» Anda mengatur stok pengaman dalam hari dan periode analisis. Di sheet «Barang» Anda mengisi stok, penjualan, waktu pengiriman, harga beli, dan pemasok untuk setiap item, dan tabel menghitung titik pemesanan ulang berdasarkan rata-rata penjualan per hari × (waktu pengiriman + stok pengaman).
Sheet «Pesan Hari Ini» menampilkan daftar item yang perlu dipesan beserta jumlah dan nilainya, dengan jumlah yang cukup untuk periode di antara dua pesanan. Sheet «Rencana Pembelian» merangkum pesanan per pemasok dan total nilai pembelian.
File berjalan di Excel 2007 ke atas dan LibreOffice, dengan rumus biasa tanpa makro.
Pertanyaan yang sering diajukan
Seberapa sering stok perlu diperbarui di tabel?
Untuk toko kecil, sekali atau dua kali seminggu sebelum hari pemesanan sudah cukup. Yang penting, angka stok di tabel sesuai dengan stok fisik.
Bagaimana jika pemasok punya minimum order?
Lihat total per pemasok di rencana pembelian. Jika belum mencapai minimum, tambahkan barang yang hampir mencapai reorder point dari pemasok yang sama.
Apakah metode ini cocok untuk barang baru?
Untuk barang baru belum ada data penjualan. Pakai perkiraan dari barang serupa selama beberapa minggu pertama, lalu ganti dengan data nyata.
Bagaimana dengan barang yang kedaluwarsa?
Untuk makanan dan minuman, pastikan jumlah pesanan tidak melebihi apa yang bisa terjual sebelum tanggal kedaluwarsa. Interval pemesanan yang lebih pendek sering lebih aman.
KHIZHNYAKOV