Cara Membuat Menu Mingguan dan Daftar Belanja Otomatis di Excel
Menu Seminggu dan Daftar Belanja — Template Excel — Unduh gratis →
«Hari ini masak apa?» — pertanyaan ini muncul setiap hari dan biasanya berakhir dengan belanja dadakan di warung, pesan antar, atau sayur yang layu di kulkas karena dibeli tanpa rencana. Merencanakan menu seminggu sekali menghemat waktu, uang, dan pikiran.
Yang membuat perencanaan menu terasa berat sebenarnya bukan memilih masakan, tetapi menyusun daftar belanja: menjumlahkan bawang dari lima resep, mengingat apa yang masih ada di rumah, dan memperkirakan biaya. Bagian inilah yang bisa sepenuhnya diserahkan ke Excel. Berikut caranya.
Langkah 1. Buat daftar bahan
Sheet pertama adalah daftar acuan bahan. Kolom yang dibutuhkan:
| Bahan | Satuan | Ukuran kemasan | Harga kemasan | Ada di rumah |
|---|---|---|---|---|
| Beras | g | 5000 | Rp75.000 | 2000 |
| Telur ayam | pcs | 10 | Rp28.000 | 4 |
| Bawang merah | g | 250 | Rp10.000 | 0 |
| Kecap manis | ml | 520 | Rp23.000 | 300 |
Pilih satu satuan per bahan — gram, mililiter, atau pcs — dan pakai satuan yang sama di semua resep. Harga per satuan = harga kemasan / ukuran kemasan. Harga di tabel ini hanya contoh; isi dengan harga di toko langganan Anda.
Langkah 2. Tulis resep untuk satu porsi
Di sheet kedua setiap baris adalah satu bahan dalam satu masakan:
| Masakan | Bahan | Jumlah per porsi |
|---|---|---|
| Nasi goreng telur | Beras | 80 |
| Nasi goreng telur | Telur ayam | 1 |
| Nasi goreng telur | Bawang merah | 10 |
| Nasi goreng telur | Kecap manis | 10 |
Biaya bahan per baris dihitung dengan VLOOKUP harga per satuan dari daftar bahan, lalu biaya per porsi masakan = SUMIF semua baris masakan tersebut.
Langkah 3. Susun menu seminggu
Sheet menu berupa tabel 7 hari × waktu makan (sarapan, makan siang, makan malam, camilan). Di setiap sel pilih masakan dari daftar dropdown (Data Validation, sumber: daftar nama masakan) dan isi jumlah porsi. Untuk keluarga berempat, makan malam 4 porsi, sarapan anak mungkin hanya 2.
Langkah 4. Daftar belanja otomatis
Kuncinya ada di dua rumus SUMIF. Di sheet resep tambahkan kolom «Porsi minggu ini» — berapa porsi masakan ini yang ada di menu:
=SUMIF(Menu!$B:$B;A2;Menu!$C:$C)
Lalu kolom «Kebutuhan» = jumlah per porsi × porsi minggu ini. Di sheet belanja, untuk setiap bahan:
=SUMIF(Resep!$B:$B;A2;Resep!$E:$E)
Kurangi yang ada di rumah dan hitung kemasan yang perlu dibeli:
=ROUNDUP(MAX(0;B2-C2)/D2;0)
Contoh: menu seminggu butuh 1.120 g bawang merah, di rumah 0, kemasan 250 g → beli 5 kemasan (1.250 g). Biaya belanja = jumlah kemasan × harga kemasan.
Catatan: di Excel dengan pengaturan regional Indonesia argumen dipisahkan titik koma (;). Di Excel berformat Inggris, gunakan koma.
Mengapa total belanja lebih besar dari biaya menu
Biaya menu dihitung dari porsi yang benar-benar dimakan, sedangkan di toko Anda membeli kemasan utuh. Dari 1.250 g bawang merah, 130 g tersisa untuk minggu berikutnya. Karena itu di awal minggu berikutnya perbarui kolom «Ada di rumah», dan daftar belanja otomatis menjadi lebih pendek.
Kesalahan yang sering terjadi
- Satuan berbeda di daftar bahan dan resep. Jika bahan dicatat dalam kilogram tetapi resep dalam gram, daftar belanja meleset seribu kali lipat.
- Nama masakan diketik manual. Satu spasi tambahan, dan SUMIF tidak menemukan apa-apa. Gunakan daftar dropdown.
- Lupa bumbu dasar. Minyak goreng, garam, gula, dan bawang putih paling sering habis tanpa disadari. Masukkan ke resep, meski jumlahnya kecil.
- Menu terlalu ambisius. Tujuh masakan berbeda untuk tujuh malam jarang bertahan. Masak dua kali porsi dan ulangi masakan favorit.
Template siap pakai: menu seminggu dan daftar belanja
Template gratis «Menu Seminggu dan Daftar Belanja» sudah memuat semua rumus di atas. Sheet «Bahan» menampung hingga 100 bahan dengan harga kemasan, ukuran, stok di rumah, dan perhitungan kemasan yang perlu dibeli. Di sheet «Resep» Anda mencatat hingga 60 masakan dan komposisinya untuk satu porsi (hingga 500 baris), dan biaya per porsi dihitung otomatis.
Sheet «Menu» berupa 7 hari × 4 waktu makan, dengan dua masakan per waktu makan, jumlah porsi, dan biaya. Sheet «Belanja» menyusun daftar siap pakai dengan tanda «Sudah dibeli», dan «Ringkasan» menunjukkan biaya per hari dan waktu makan, biaya per orang per hari, serta dua grafik.
File berjalan di Excel 2007 ke atas dan LibreOffice, tanpa makro, lengkap dengan contoh fiktif yang bisa Anda ganti dengan resep dan harga sendiri. Cocok untuk keluarga, juga untuk asrama, kemah, atau kantin kecil.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama menyiapkan tabel ini pertama kali?
Bagian terlama adalah mencatat resep favorit — sekitar satu jam untuk 15–20 masakan. Setelah itu, menyusun menu dan daftar belanja setiap minggu hanya butuh beberapa menit.
Bagaimana mencatat bahan yang dibeli per ikat atau per buah, seperti kangkung?
Gunakan satuan «pcs» atau «ikat» dan tulis kebutuhan resep dalam satuan yang sama, misalnya 0,5 ikat per porsi. Yang penting satuannya konsisten.
Apakah bisa dipakai untuk belanja bulanan?
Bisa, tetapi lebih praktis per minggu: sayur dan lauk segar tidak tahan lama. Bahan kering seperti beras dan minyak bisa dibeli dalam kemasan besar — daftar belanja akan menunjukkan kapan stoknya tidak cukup.
Bagaimana menghemat belanja dapur dengan menu mingguan?
Lihat biaya per porsi di tabel. Ganti satu atau dua masakan termahal dengan alternatif yang lebih murah, dan pilih masakan yang memakai bahan yang sama agar kemasan habis terpakai.
KHIZHNYAKOV