KHIZHNYAKOVPanduan

Khizhnyakov › Panduan

Cara Menghitung Target Tabungan dan Dana Darurat di Excel

Perencana Tabungan untuk Target — Template Excel — Unduh gratis →

«Mulai bulan depan saya akan menabung» — kalimat ini sering diucapkan, tetapi jarang berhasil, karena targetnya kabur. Menabung «untuk liburan» atau «untuk DP rumah» baru terasa nyata saat Anda tahu angka pastinya: berapa yang harus disisihkan setiap bulan dan kapan target tercapai.

Kabar baiknya, Excel punya dua fungsi yang menjawab pertanyaan ini dengan tepat, termasuk bunga tabungan atau deposito. Di panduan ini Anda akan menghitung setoran bulanan untuk sebuah target, mengecek apakah setoran yang sanggup Anda bayar cukup, menyusun jadwal menabung, dan menentukan besarnya dana darurat.

Langkah 1. Rumuskan target dalam angka

Setiap target butuh empat angka:

DataContoh
Jumlah targetRp15.000.000
Sudah terkumpulRp3.000.000
Jangka waktu12 bulan
Bunga tabungan per tahun3%

Tanpa bunga hitungannya sederhana: (15.000.000 − 3.000.000) / 12 = Rp1.000.000 per bulan. Dengan bunga, setoran sedikit lebih kecil, karena uang yang sudah ada ikut «bekerja».

Langkah 2. Hitung setoran bulanan dengan PMT

Fungsi PMT menghitung setoran tetap untuk mencapai nilai tertentu. Jika jumlah target di B1, yang sudah terkumpul di B2, jangka waktu (bulan) di B3, dan bunga tahunan di B4:

=PMT(B4/12;B3;-B2;B1)

Hasilnya negatif (uang keluar dari dompet Anda), jadi tambahkan tanda minus di depan atau gunakan ABS. Untuk contoh di atas hasilnya sekitar Rp978.825. Bulatkan ke atas dengan ROUNDUP agar target pasti tercapai:

=ROUNDUP(-PMT(B4/12;B3;-B2;B1);-3)

Hasil: Rp979.000 per bulan. Selisih dengan perhitungan tanpa bunga memang kecil untuk jangka setahun, tetapi untuk target lima tahun perbedaannya jauh lebih terasa.

Catatan: di Excel dengan pengaturan regional Indonesia argumen dipisahkan titik koma (;). Di Excel berformat Inggris, gunakan koma.

Langkah 3. Berapa lama jika setoran sudah ditentukan? Gunakan NPER

Sering kebalikannya: Anda tahu sanggup menabung Rp800.000 per bulan dan ingin tahu kapan target tercapai. Gunakan NPER (setoran di B5):

=NPER(B4/12;-B5;-B2;B1)

Hasilnya sekitar 14,6 bulan — artinya target tercapai di bulan ke-15. Tanggal tercapai bisa dihitung dengan EDATE:

=EDATE(TODAY();ROUNDUP(B6;0))

Jika EDATE menampilkan angka, ubah format sel menjadi tanggal.

Langkah 4. Susun jadwal menabung

Jadwal membantu Anda melihat bahwa rencana berjalan. Buat tabel per bulan:

BulanSaldo awalBungaSetoranSaldo akhir
13.000.0007.500979.0003.986.500
23.986.5009.966979.0004.975.466
34.975.46612.439979.0005.966.905

Bunga bulan berjalan = saldo awal × bunga tahunan / 12. Saldo akhir = saldo awal + bunga + setoran. Saldo awal bulan berikutnya = saldo akhir bulan sebelumnya. Setiap bulan bandingkan saldo nyata di rekening dengan angka di jadwal.

Langkah 5. Dana darurat lebih dulu

Sebelum menabung untuk liburan atau gadget, banyak perencana keuangan menyarankan membangun dana darurat — cadangan untuk kehilangan penghasilan, sakit, atau perbaikan mendadak. Cara menghitungnya:

Dana darurat = pengeluaran wajib per bulan × jumlah bulan cadangan

Jika pengeluaran wajib keluarga Rp6.000.000 dan Anda memilih 6 bulan, targetnya Rp36.000.000. Dengan setoran Rp1.500.000 per bulan, tanpa bunga, dibutuhkan 24 bulan. Untuk pekerja lepas atau pemilik usaha dengan penghasilan tidak tetap, cadangan sering dibuat lebih besar.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Terlalu banyak target sekaligus. Lima target kecil dengan setoran masing-masing Rp300.000 bisa melebihi kemampuan. Jumlahkan semua setoran dan bandingkan dengan penghasilan.
  • Bunga tahunan tidak dibagi 12. PMT dengan bunga 3% dan periode bulanan memberi hasil yang sama sekali salah.
  • Tanda plus dan minus. Di PMT dan NPER, uang yang Anda setorkan dan uang yang sudah ada ditulis negatif, target positif.
  • Menabung «yang tersisa». Sisihkan setoran di awal bulan, segera setelah gajian, bukan di akhir bulan.

Template siap pakai: perencana tabungan untuk target

Template gratis «Perencana Tabungan untuk Target» menghitung semuanya untuk Anda. Di sheet «Target» Anda bisa mengelola hingga 10 target: jumlah, jangka waktu dalam bulan atau tanggal, yang sudah terkumpul, bunga tabungan, dan setoran Anda. Tabel menghitung setoran yang dibutuhkan per bulan dengan rumus anuitas, jumlah yang akan terkumpul sampai tenggat, lama menabung, dan progres.

Sheet «Jadwal» menyusun tabel tabungan bulanan hingga 120 bulan dengan bunga untuk target yang dipilih, lengkap dengan grafik. Sheet «Dana darurat» menghitung pengeluaran per bulan × jumlah bulan, lama menabung, dan setoran yang dibutuhkan. Di «Ringkasan» Anda melihat semua target bersama, total setoran per bulan dan porsinya dari penghasilan, serta dua grafik.

File berjalan di Excel 2007 ke atas dan LibreOffice, tanpa makro, dengan tabel kosong dan contoh terisi data fiktif. Pajak bunga, inflasi, dan perubahan suku bunga tidak diperhitungkan — perhitungannya bersifat perkiraan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Lebih baik menabung di rekening biasa atau deposito?

Untuk dana darurat yang penting adalah uangnya bisa diambil kapan saja. Untuk target dengan tanggal jelas, misalnya DP rumah dalam tiga tahun, produk dengan bunga lebih tinggi bisa membantu. Bandingkan bunga bersih setelah pajak dan biaya administrasi.

Bagaimana jika suatu bulan saya tidak bisa menabung?

Tidak masalah, hitung ulang setoran untuk sisa waktu: isi jumlah yang sudah terkumpul saat ini dan sisa bulan ke PMT. Setoran berikutnya akan sedikit lebih besar, atau tenggat perlu digeser.

Apakah inflasi perlu diperhitungkan?

Untuk target jangka panjang, ya. Harga liburan atau rumah lima tahun lagi kemungkinan lebih tinggi. Cara sederhana: naikkan jumlah target sesuai perkiraan kenaikan harga per tahun.

Berapa persen penghasilan yang ideal untuk ditabung?

Tidak ada angka yang cocok untuk semua orang. Yang penting, total setoran untuk semua target tidak membuat pengeluaran wajib terganggu, dan Anda bisa menjalankannya secara konsisten setiap bulan.

Panduan lainnya